Senin, 27 Februari 2017

Tugas Sistem Operasi Jaringan 10


Tes Formatif Bab 20

1. Apa saja kelebihan strategi backup melalui jaringan dibandingkan backup secara lokal?
2.
Sebutkan protokol komunikasi data apa saja yang dapat digunakan untuk melakukan pengiriman file?
3. Apa maksud pernyataan --delete pada perintah rsync?
4. Apakah perbedaan backup melalui duplikasi dengan sinkronisasi file pada backup  jaringan?
5. Mungkinkah melakukan backup ke lebih dari satu komputer tujuan dalam jaringan? Kalau ia gambarkan seperti apa kemungkinannya

Jawaban :

1. Strategi backup mengurangi workloss exposure:
a)   Differential database backup
b)   Dibanding full database
c)   Sekumpulan differential backup dibuat (3 diff backup)
d)  Backup database untuk membuat defferential base baru.
- Inilah salah satu kekurangannya menurut saya, FBackup tidak menciptakan file kedua secara tersendiri tetapi akan terus menimpanya dengan file backup berikutnya.
Satu kekurangan lagi dari FBackup adalah tidak adanya fitur laporan/ konfirmasi (report) via email apabila proses backup sukses/ gagal.
+ Kelebihan FBackup adalah mempunyai fitur shadow copy, mampu melakukan backup file seperti dokumen/ database saat dokumen/ database tsb sedang kita gunakan.
Dan adanya fitur mirror backup yang mirip dengan sikronisasi folder/ file, bedanya kita harus atur jadwalnya sesuai yang kita inginkan, ini malah lebih baik, fleksibel!

2. A.Protokol lapisan aplikasi
B.Protokol lapisan antar-host
C.Protokol lapisan internetwork
D.Protokol lapisan antarmuka jaringan
3. Perintah "rsync" yang setara ialah:
rsync -av /sumber/ /tujuan/
Perbedaan akan terasa, jika melakukan perubahan/penambahan isi direktori /sumber/. Perintah "cp"   akan menyalin ulang SEMUA berkas, namun "rsync" lebih cepat karena hanya akan menyalin    berkas yang ditambah/diubah. Apa bila ingin menghapus berkas di /tujuan/ yang tidak ada di /sumber/, gunakan:
rsync -av --delete /sumber/ /tujuan/
Jika penghapusan hanya boleh setelah penyalinan sukses:
rsync -av --delete --delete-after /sumber/ /tujuan/
Terkadang ada berkas yang kita tidak ingin salin (umpama *.bak):
rsync -av --exclude '*.bak' /sumber/ /tujuan/
Tentu saja, silakan menggabungkan opsi-opsi seperti "--delete" dan dan "exclude" tersebut di atas.
4. - dengan duplikasi, memungkinkan adanya duplikasi file. jadi file yang sudah pernah di backup,     kembali tercopy kembali. sedangkan sinkronisasi tidak.
- pada proses duplikasi, jika ingin melakukan backup, harus mem-backup secara keseluruhan jika tidak menginginkan adanya file yg sama (prosesnya lama). sedangkan pada proses sinkronisasi, file yg baru/berbeda saja yang di backup. sehingga prosesnya lebih cepat.
5. mungkin
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar